Vegan dan Vegetarian Berbeda lho, Ini Penjelasannya!

Shella Rafiqah Ully -
Selama ini banyak yang masih mengira kalau vegan adalah singkatan dari vegetarian. Padahal meski sekilas terdengar mirip, sebenarnya vegan dan vegetarian adalah dua istilah yang berbeda. Untuk paham lebih jauh tentang keduanya, kuy simak penjelasan berikut!

Merujuk KBBI, definisi vegetarian adalah orang yang tidak makan daging tetapi makan sayuran dan tumbuhan. Sedangkan vegan adalah versi vegetarian yang benar-benar tidak mengonsumsi daging dan semua produk turunan hewan.

Vegan dan Vegetarian Berbeda lho, Ini Penjelasannya!

Jadi, meskipun sama-sama tidak makan daging, yang membedakan keduanya adalah vegetarian masih toleransi untuk mengonsumsi beberapa produk yang dihasilkan hewan seperti susu, telur dan madu.

Vegetarian juga terbagi lagi menjadi beberapa jenis, yaitu lacto-ovo vegetarian (tidak mengonsumsi daging dan ikan tapi toleransi terhadap telur dan susu), lacto vegetarian (tidak makan daging, ikan dan telur namun masih mengkonsumsi susu), dan pescatarian (tidak makan daging tetapi makan ikan dan makanan laut lainnya). Pescatarian sendiri kerap disebut sebagai semi-vegetarian karena ia kelihatan lebih fleksibel.

Vegan dan Vegetarian Berbeda lho, Ini Penjelasannya!

Menjadi vegan atau vegetarian ternyata tidak sesimpel hanya makan sayur saja. Selain filosofinya untuk tidak menyakiti atau membunuh hewan, banyak juga yang menjadi vegetarian karena alasan kesehatan.


Lantas, Apa Manfaat Kesehatan Menjadi Vegan atau Vegetarian?

Pola konsumsi vegan dan vegetarian terbilang sehat karena diyakini dapat mengurangi kadar kolesterol dan Indeks Massa Tubuh (IMT). Dilansir dari laman medicalnewstoday.com penelitian telah membuktikan bahwa diet nabati dapat menurunkan kadar kolesterol total, lemak LDL dan HDL. 

Lantas, Apa Manfaat Kesehatan Menjadi Vegan atau Vegetarian?

Kesimpulan ini didapat setelah dilakukannya pengujian diet nabati terhadap 49 orang dewasa pengidap obesitas dan memiliki riwayat penyakit jantung iskemik, tekanan darah tinggi dan kadar kolesterol tinggi selama 6-12 bulan percobaan.

Diet vegan bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol total, lemak LDL dan HDL dalam tubuh. 
Penelitian terbaru tahun 2019 oleh Molecular Diversity Preservation International yang bertajuk Plant-Based Diets for Cardiovascular Safety and Performance in Endurance Sports juga menunjukkan bahwa diet nabati bermanfaat menjaga kesehatan kardiovaskular para atlet, mengurangi stres oksidatif dan peradangan serta mengontrol gula darah jadi lebih baik.

Mana yang Lebih Baik, Diet Vegan atau Vegetarian?

Pada dasarnya kedua jenis diet ini memberikan manfaat kesehatan yang serupa bagi tubuh karena mendorong kita untuk mengonsumsi lebih banyak makanan yang kaya antioksidan dan padat akan gizi.

Mana yang Lebih Baik, Diet Vegan atau Vegetarian?

Sulit menentukan mana yang lebih baik karena masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Misal, si Lacto vegetarian masih dapat melengkapi kebutuhan kalsium, fosfor dan vitamin D untuk tubuhnya dari mengonsumsi susu sedangkan vegan tentu tidak mendapatkannya. Sebaliknya, dengan menghindari susu dan telur sebenarnya membantu vegan menjaga kadar kolesterol tubuh mereka.

Menjadi vegan atau vegetarian memberikan manfaat kesehatan yang serupa bagi tubuh karena mendorong kita untuk mengonsumsi lebih banyak makanan yang kaya antioksidan dan padat akan gizi.
Setiap orang punya preferensi pribadi saat memutuskan menjadi vegan atau vegetarian. Apapun alasannya, penting bagi vegan atau vegetarian untuk mengatur pola diet dan punya perencanaan yang baik agar terhindar dari masalah kesehatan jangka panjang nantinya.
Bagikan Artikel

Produk Dalam Artikel Ini