Pastikan Tubuh Tetap Sehat Saat Puasa, Ini Rahasianya!

Shella Rafiqah Ully -
Ramadan jadi bulan yang dinanti umat muslim di seluruh dunia, tak hanya menahan lapar dan dahaga, momen puasa juga dimanfaatkan untuk memperbanyak amalan serta ibadah. Agar ibadah dan puasa yang dijalankan dapat berjalan lancar, tentu Lemonizen harus memastikan tubuh selalu dalam keadaan sehat dan fit. Nah, salah satunya dengan menjaga asupan makanan sehat bernutrisi dan menerapkan pola hidup sehat seefektif mungkin.

Manfaat Penting Puasa untuk Kesehatan

Berpuasa di bulan Ramadan tak hanya sekadar menjalankan perintah agama. Lebih dari itu, puasa juga ternyata membawa banyak dampak positif bagi kesehatan tubuh baik secara fisik maupun mental. Ini dia beragam manfaat penting yang bisa kamu dapatkan saat berpuasa!

1. Menyehatkan Jantung

Banyak alasan yang menyebabkan puasa sangat baik untuk menjaga kesehatan jantung, salah satunya karena saat berpuasa, kadar kolesterol, trigliserida, hingga lemak jahat dalam darah akan menurun dan kadar lemak baik atau HDL dalam darah justru akan meningkat. Hal ini akan membuat tubuh menjadi lebih sehat. Selain itu, berpuasa juga membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Mengingat lemak serta tekanan darah merupakan salah satu penyebab utama penyempitan pembuluh darah, berpuasa secara tidak langsung juga membantu kamu terhindar dari risiko penyakit jantung. 

2. Merangsang Regenerasi Sel

Selama berpuasa kamu tidak mengonsumsi makanan di siang hari, artinya tubuh tidak akan bekerja memproses makanan secara terus-menerus sehingga jadi punya waktu untuk memproduksi sel baru maupun memperbaharui sel-sel yang rusak. Tubuh tidak hanya didorong untuk mencerna lemak sebagai bahan bakar, tapi juga mendaur ulang sel-sel dan jaringan yang telah tua. Jadi, perkembangbiakan sel-sel jahat yang bisa menyebabkan penyakit dapat dicegah saat melakukan puasa.

3. Meningkatkan Fungsi Otak

Rasa lapar yang kamu rasakan saat berpuasa ternyata bisa menstimulasi pembentukan sel otak yang baru, lho. Ini karena hormon lapar yang disebut ghrelin akan memicu proses autofagi (proses penghancuran sel otak yang sudah tua) yang akan mendorong pembentukan sel otak baru yang berkualitas. Selain itu, berpuasa juga dapat membantu meningkatkan jumlah protein BNDF (Brain Derived Neurotrophin Factor) pada otak sehingga fungsi otak untuk mengatur sensor dan motorik, daya ingat, motivasi, pembelajaran, serta perilaku juga ikut meningkat. 

4. Menghilangkan Lemak

Kandungan lemak berlebih pada tubuh tidak hanya berpengaruh pada masalah obesitas, tapi juga meningkatkan risiko penyakit. Salah satu cara mencegah kelebihan lemak adalah dengan berpuasa karena saat puasa metabolisme atau proses penghancuran lemak akan berjalan lebih maksimal. Cadangan lemak yang dapat mengganggu fungsi organ seperti hati atau ginjal juga akan hilang sehingga kamu semakin terhindar dari risiko penyakit berbahaya. Puasa juga bisa menjadi pola hidup sehat yang efektif menurunkan berat badan.

Kesalahan yang Umum Dilakukan Saat Berpuasa

Sayangnya, ada beberapa kesalahan yang tanpa sadar masih sering dilakukan orang saat menjalani puasa. Bukannya mendapatkan manfaat kesehatan secara maksimal, pola hidup yang salah saat puasa justru bisa menyebabkan ketahanan tubuh berkurang dan rentan terserang penyakit. Ini kebiasaan-kebiasaan buruk yang perlu kamu dan keluarga hindari agar bisa menjalani puasa dengan sehat!

1. Makan Terlalu Banyak

Setelah menahan lapar dan haus seharian penuh, banyak orang yang tak dapat menahan keinginan untuk makan sebanyak-banyaknya saat berbuka puasa. Padahal, saat makan terlalu banyak, lambung harus bekerja keras untuk mencerna makanan sehingga bisa menyebabkan lambung menjadi kembung dan perut terasa sakit. Kondisi ini akan semakin parah jika yang kamu konsumsi bukanlah menu makanan sehat. 

2. Kurang Minum Air Putih

Setelah berpuasa dan beraktivitas seharian, tubuh tentu membutuhkan asupan air agar terhindar dari dehidrasi. Bila tubuh kekurangan cairan, kamu akan merasa lemas, pusing, dan sulit berkonsentrasi. Untuk itu, meski sedang berpuasa, kamu tetap harus menjalankan pola hidup sehat dengan mengonsumsi minimal delapan gelas air sehari. Bagi konsumsi 8 gelas ini menjadi 2 gelas saat berbuka, 6 gelas saat malam hari dan 2 gelas lagi saat sahur.

3. Konsumsi Makanan Asam, Pedas, dan Berminyak

Menu makanan yang pedas atau berminyak memang sangat menggoda untuk disantap saat berbuka puasa. Namun, makanan yang terlalu asam, pedas, atau berminyak juga sangat rentan mengganggu pencernaan. Akibatnya, masalah seperti perut kembung dan diare pun akan sangat mudah menghampiri. Pastikan kamu dan keluarga selalu mengonsumsi makanan sehat saat sahur maupun berbuka. 

4. Kurang Tidur

Selama bulan Ramadan, kebiasaan tidur mau tak mau juga harus berubah. Kamu yang biasanya menghabiskan waktu tidur delapan jam sehari, harus membiasakan diri bangun lebih pagi untuk menjalankan sahur. Padahal, kurang tidur bisa menyebabkan fluktuasi hormon pada tubuh. Untuk mengakali hal ini, kamu bisa mengubah kebiasaan pola hidup sehat dengan tidur lebih awal dan menghindari begadang. 

5. Makan Terlalu Cepat

Setelah berpuasa seharian, tidak heran jika kamu ingin segera menghilangkan rasa lapar. Meski begitu, kamu sebaiknya tetap menyantap makanan dengan perlahan dan berhati-hati. Bukan hanya berisiko tersedak, makan dengan terlalu cepat atau terburu-buru juga bisa menyebabkan masalah pencernaan. Salah satunya seperti gastroesophageal reflux, yang bisa memicu rasa sakit tajam di dada. 

6. Minum Dingin Saat Berbuka Puasa

Sajian manis dan segar seperti es buah sering dijadikan pilihan menu favorit saat berbuka puasa. Padahal, mengonsumsi minuman dingin bisa membuat lambung kaget setelah seharian tidak bekerja mencerna makanan. Akibatnya, kerja lambung akan menjadi lebih lambat apabila kamu berbuka dengan air dingin.

Tips Menjaga Kesehatan dan Pola Hidup Sehat Saat Puasa

Meski kebiasaan makan maupun istirahatmu berubah selama bulan Ramadan, bukan berarti kamu tak bisa mempertahankan pola hidup sehat. Dengan mengikuti tips-tips berikut ini ditambah kebiasaan mengonsumsi makanan sehat, tubuh dijamin akan tetap fit dan segar meski harus berpuasa sambil beraktivitas. 

1. Konsumsi Air yang Cukup 

Agar terhindar dari dehidrasi, kebutuhan air sebanyak delapan hingga dua belas gelas tiap hari harus tetap dipenuhi. Kamu tak perlu mengonsumsi delapan gelas air sekaligus dalam satu waktu, namun bisa membaginya dengan minum dua gelas saat sahur, dua gelas saat berbuka, dan empat gelas di malam hari sebelum tidur. 

2. Hindari Konsumsi Kafein

Asupan kafein selama berpuasa sebaiknya dihindari atau dibatasi. Sebab, sifat diuretik yang dimiliki kafein dapat mendorong tubuh lebih sering buang air kecil. Ini tentu akan membuat cairan dalam tubuh lebih cepat hilang. Bagi orang yang berpuasa, hilangnya cairan tubuh sangat berbahaya karena dapat menyebabkan dehidrasi. Konsumsi kafein juga akan merusak pola hidup sehat karena bisa memengaruhi kebiasaan tidur. 

3. Konsumsi Makanan Sehat

Selama berpuasa, kamu semakin dianjurkan mengonsumsi sebanyak mungkin makanan sehat, misalnya dengan memperbanyak menu kaya serat atau protein dan selalu usahakan penuhi kebutuhan vitamin dan mineral harian. Dengan asupan makanan sehat, kebutuhan nutrisi tubuh akan terjaga dan kamu tetap fit meski harus beraktivitas sambil menahan lapar dan dahaga. 

4. Jangan Lewatkan Waktu Sahur 

Kamu termasuk orang yang sering melewatkan waktu sahur? Jika ingin menerapkan pola hidup sehat di bulan Ramadan, sebaiknya segera hindari kebiasaan tersebut. Sebab, sahur merupakan saat paling penting dimana tubuh bisa mendapatkan asupan energi dan nutrisi yang dibutuhkan untuk berpuasa sepanjang hari. Saat sahur, kamu disarankan menyantap makanan bernutrisi seimbang yang mengandung karbohidrat kompleks, serat, dan protein.

5. Batasi Konsumsi Makanan dan Minuman Manis

Makanan dan minuman manis memang diperlukan saat berbuka puasa untuk menormalkan kadar gula dalam darah. Tapi, ada baiknya kamu tidak mengonsumsinya secara berlebihan. Sebab, selain meningkatkan risiko kenaikan berat badan, makanan dan minuman manis yang terlalu banyak juga bisa menyebabkan fungsi tubuh terganggu. 

6. Tetap Berolahraga

Walaupun berpuasa, bukan berarti kamu harus menghentikan pola hidup sehat. Sebaliknya, kamu justru disarankan tetap aktif bergerak dan melakukan olahraga berintensitas sedang setelah atau sebelum berbuka puasa. Olahraga seperti jalan kaki, bersepeda, atau yoga selama 30 menit akan membantu Anda mendapatkan tubuh yang tetap fit dan segar. Meski begitu, sebaiknya hindari olahraga yang memicu keluarnya terlalu banyak keringat karena rentan menyebabkan dehidrasi. 

Makanan Sehat yang Baik Dikonsumsi Selama Bulan Ramadan

Makanan memiliki peran penting untuk menjaga kesehatan saat berpuasa. Makanan yang baik bukan sekadar dapat mengenyangkan dan menghilangkan rasa lapar, melainkan juga kaya nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Berikut adalah beberapa jenis makanan sehat yang sangat baik dikonsumsi di bulan Ramadan.

1. Brokoli 

Brokoli kaya vitamin C yang sangat baik untuk menjaga sistem imun serta metabolisme tubuh. Selain itu, brokoli juga kaya serat yang baik untuk menjaga sistem pencernaan Anda. Bahan makanan kaya vitamin C lain seperti pepaya, melon, mangga, atau jeruk, juga bisa menjadi alternatif jenis makanan sehat lain yang baik dikonsumsi di bulan Ramadan. 

2. Bayam

Bayam tidak hanya kaya serat, tapi juga kaya zinc yang dibutuhkan untuk menjaga sistem imunitas tubuh. Dengan mengonsumsi bayam, risiko terserang penyakit selama berpuasa pun dapat berkurang. Sebagai pilihan lain, kamu juga bisa mengonsumsi daging sapi, ikan, dan ayam yang juga kaya akan kandungan zinc. 

3. Kurma 

Kurma mengandung gula alami yang dapat membantu mengembalikan energi tubuh setelah berpuasa seharian. Itu sebabnya, konsumsi kurma saat berbuka puasa sangat dianjurkan. Menikmati kurma saat berbuka puasa bahkan bisa membantu mengatasi sakit kepala yang terjadi akibat turunnya kadar gula dalam darah. Kurma juga kaya serat, karbohidrat, magnesium, dan berbagai nutrisi bermanfaat lainnya.

4. Ikan

Asupan protein saat berpuasa tak hanya diperlukan untuk menjaga kesehatan, tapi juga membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Dalam hal ini, ikan bisa menjadi inspirasi makanan sehat yang baik untuk dikonsumsi. Sebab, ikan memiliki kandungan protein tinggi dan rendah lemak, sehingga sangat baik untuk tubuh. Selain ikan, asupan protein juga bisa didapatkan dari daging merah, kacang-kacangan, dan lainnya.

5. Air Kelapa

Air kelapa tidak hanya berguna untuk menyegarkan dan menghilangkan dahaga, namun juga kaya mineral yang diperlukan untuk menggantikan hilangnya elektrolit selama berpuasa. Air kelapa juga dapat membantu mencegah dehidrasi. Untuk mendapatkan manfaat air kelapa yang terbaik, sebaiknya air kelapa dikonsumsi tanpa bahan tambahan seperti gula, es, atau santan yang berlebihan.

6. Yoghurt

Selama bulan Ramadan, kamu disarankan memperbanyak konsumsi yoghurt. Sebab, kandungan nutrisi yang dimiliki bahan olahan susu ini sangat bermanfaat untuk membersihkan dan menjaga kesehatan pencernaan Anda. Walaupun terasa asam, pH yoghurt tidak akan menyebabkan sakit perut, tapi justru membuat pencernaan menjadi lebih terjaga. 

Dengan selalu menerapkan pola hidup sehat dan mengonsumsi makanan sehat, kamu tak perlu khawatir tubuh menjadi lemas meski mendapatkan asupan makanan lebih sedikit dibanding biasanya. Sajian sehat dengan karbohidrat, lemak sehat, dan protein sangat baik dikonsumsi saat sahur. Sedangkan saat berbuka puasa, awali dengan sedikit asupan makanan manis untuk mengatasi gula darah yang turun. 

Yuk, selalu jaga kesehatan tubuh selama bulan Ramadan hingga lebaran tiba. Dengan tubuh yang sehat, ibadah pun bisa dijalani dengan lebih maksimal. Selamat menjalankan ibadah puasa, Lemonizen!
Bagikan Artikel

Produk Dalam Artikel Ini

Dikirim oleh Lemonilo
Lemonilo Mie Goreng Instan Alami
77 gr
(1283)
Cashback 2%
Rp 6.200
Dikirim oleh Lemonilo
Lemonilo Chilita 40 Derajat
50 gr
(123)
Cashback 3%
17.500
Rp 13.500
Hemat Rp 4.000